Pada masa kehamilan payudara akan membesar dan daerah disekitar putting akan berwarna menjadi lebih gelap. Perawatan payudara selama kehamilan harus diperhatikan, karena hal ni merupakan bagian penting untuk persiapan menyusui bayi setelah kelahiran.
Cara perawatan payudara selama kehamilan adalah :
- Jangan memakai bra yang terlalou sempit agar payudara menjadi lebih nyaman
- Gunkana bra yang ukurannya sesuai dengan payudaa, karena jika tidak sesuai dapat menyebabkan infeksi pada kelenjar susu dipayudara.
- Selalu jaga kebersihan payudara dan putting, tidak perlu memakai sabun cukup memakai air bersih atau lebih baik lagi jika memakai air hangat.
- Berikan pijatan lembut pada putting susu dengan cara putar putting susu antara telunjuk dan ibu jari.
- Ketika memasuki masa akhir kehamilan pijatlah payudara di daerah aerola (yang berwarna lebih gelap) dan putting susu, untuk membantu membuka saluran susu, biasanya akan keluar cairan dari putting beberapa tetes kolostrum yaitu cairan kental yang berwarna kekuningan.
Kolosutrum ini merupakan sekresi cairan yang disebabkan oleh pengaruh hromon laktogen dan plasenta dan hormon prolaktin dari hipofisis. Kondisi ini normal meskipun cairan yang dihasilkan tidak berlebihan. Selama hamil, jika kadar prolaktinnya cukup tinggi akan berpengaruh terhadap sekresi air susu. Sekresi air susu akan dihambat oleh hormon estrogen. Salah satu upaya agar produksi ASI pada saat menyusui lancar, perawatan payudara selama kehamilan pada ibu hamil dianjurkan untuk merawat payudaranya dengan metode dan teknik yang benar. Tahap ini sangat penting dilakukan, karena proses laktasi (pembentukan ASI) sudah dimulai sejak masa kehamilan. Secara umum, tujuan perawatan payudara sebagai berikut :
- Memelihara keseatan dan kebersihan payudara itu
- Melenturkan dan menguatkan puting susu
- Mengatasi puting susu pada keadaan datar atau terbenam sehingga dapat menyembul keluar. Puting susu yang menyembul keluar siap disusukan kepada bayi.
Selama proses perawatan payudara selama kehamilan, ibu hamil harus memperhatikan beberapa hal berikut ini :
- Perawatan payudara harus dilakukan secara teratur
- Harus memperhatikan kebersihan hidup sehari-hari
- Asupan nutrisi atau gizi ibu hamil harus lebih baik dan jumlahnya lebih banyak. Jumlah asupan nutrisi sebanyak 1 ¼ kali lebih banyak dibandingkan wanita normal
- Memakai bra yang dapat menopang atau menyangga payudara.
Teknik perawatan payudara ibu hamil terdiri dari dua tahap, yaitu pemeriksaan payudara dan persiapan puting susu. Tentunya untuk melakukan tahap-tahap tersebut harus didukung oleh alat dan bahan yang menunjang. Alat dan bahan yang harus disiapkan untuk merawat payudara, antara lain kapas, minyak (oleum cocus) yang dihangatkan, dan handuk.



Beberapa wanita percaya bahwa mereka akan mengetahui ketika pembuahan terjadi di dalam tubuh. Mereka tidak perlu menunggu waktu menstruasi yang tidak kunjung datang atau gejala-gejala lainnya untuk mengetahui bahwa mereka sedang mengandung.